Sejarah UMK

Universitas Muhammadiyah Kendari berdiri berdasarkan SK. Mendiknas RI No. 149/D/0/2001 tanggal 30 Agustus 2001. Jika kita merujuk kepada Rencana Strategis (RENSTRA) dan Road Map UMK, maka saat ini UMK sedang berada dalam proses perjalanan dengan aksentuasi pada “Penataan Perangkat Mutu Akademik” (The Structuring of Academic Quality Instruments) yang akan selesai pada tahun 2010 setelah sebelumnya sukses menapak fase pembangunan citra institusi atau Image Building of Institution dan selanjutnya menuju kepada fase adalah Quality Improvement, untuk sampai kepada fase International Competitive (Go Internasional) pada tahun 2019/

Dalam fase penataan mutu akademik tersebut UMK masih tetap bertumpu pada keunggulan ABCDE, di mana:

A = Akhlakul karimah,

B = Bilingual proficiency

C = Communication and Information Technology Skill

D = Discovery ability (Research Culture)

E = Entrepreneurship oriented

ABCDE tersebut tetap dijadikan sebagai kompetensi dasar bagi setiap lulusan UMK. Untuk mewujudkan keunggulan tersebut, maka telah dan akan ditempuh langkah-langkah sebagai berikut:

1) Bidang Moral/Akhlaqul Karimah

Terkait dengan keunggulan Akhlak ini, maka setiap mahasiswa baru yang diterima di UMK, sejak tahun 2005/2006, diwajibkan menandatangani Kontrak Moral. Hal ini dijadikan sebagai acuan dan instrumen pengendali bagi mahasiswa agar selalu tampil santun dan elegan dalam berinteraksi serta menjauhi sikap beringas dan perilaku anarkis.

2) Bilingual Proficiency

Penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab akan menjadi kompetensi dasar Mahasiswa atau Lulusan UMK. Pengajaran Bahasa Inggris pada setiap program studi diberikan dalam bentuk materi dan metode secara kontekstual sehingga memenuhi tuntutan kompetensi dari karier atau profesi yang dituju.

3) Communication and Information Technology (CIT) Skill

Penguasaan CIT adalah suatu tuntutan, mutlak bagi setiap pekerja profesional. Oleh karena itu CIT adalah salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh setiap lulusan UMK. Usaha untuk mencapai kondisi ini telah dimulai dan akan terus dibenahi software dan hardwarenya.

4) Discovery Ability

Bangsa bisa maju karena prestasi belajarnya tetapi suatu bangsa tak mungkin bisa unggul tanpa prestasi penelitian. Oleh karena itu UMK dari awal di desain untuk menjadi Research Based University (REBU) universitas berbasis penelitian. Langkah-langkah untuk menuju ke sana dimulai dengan membangun Discovery tradition (budaya/kegemaran menemukan sesuatu yang baru atau yang bermanfaat). Discovery tradition tetap akan menjadi teknik atau metode pembelajaran utama pada setiap mata kuliah di UMK.

5) Entrepreneurship Oriented (Orientasi Kewirausahaan)

Untuk mengurangi/menekan jumlah pengangguran intelektual di negeri ini, maka selain mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi pekerja di sektor formal (pencari kerja) maka juga dibekali keterampilan untuk menjadi pekerja informal (pencipta lapangan kerja). Untuk itu seluruh potensi fisik dan kemampuan mental mahasiswa dikembangkan secara bersamaan. Matakuliah dan pengalaman life skill difasilitasi dalam penyelenggaraan perkuliahan intra kurikuler, kokurikuler di setiap ranah dalam catur darma UMK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: